
Dutakhabarterkini.co.id//TEBING TINGGI –
Ketua Fraksi PKS sekaligus Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus ditransformasikan dari sekadar teks menjadi solusi konkret atas berbagai krisis sosial di Sumatera Utara.
Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Kantor DPD PKS Kota Tebing Tinggi, Minggu (1/3/2026).
Rangkaian Kegiatan dan Apresiasi Pimpinan
Acara yang berlangsung padat ini dimulai dengan sesi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) oleh Usman Jakfar, dilanjutkan dengan Workshop Kebugaran, dan ditutup dengan kegiatan Ifthor Jamai (buka puasa bersama).
Kehadiran Usman Jakfar disambut hangat oleh jajaran pimpinan PKS tingkat provinsi dan kota. Turut hadir Ketua Sembudo DPW PKS Sumut, Amri Damanik, didampingi Sekretaris Adrossadeq, serta Ketua Sembudo DPD PKS Tebing Tinggi.
Ketua DPD PKS Tebing Tinggi, Anda Yaseer Albantani, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran pimpinan fraksi sebagai suntikan semangat bagi kader di daerah.
"Mari kita doakan agar Bapak Usman Jakfar senantiasa diberikan kekuatan untuk mengemban amanah dengan baik, serta konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya di Kota Medan dan umumnya di Kota Tebing Tinggi," ujar Anda Yaseer.
Ia juga menambahkan optimisme politiknya, "Mohon doa dan dukungannya agar PKS di Tebing Tinggi mampu menambah perolehan kursi di DPRD pada periode mendatang, guna memperluas jangkauan pengabdian kepada rakyat."
Sorotan Isu: Narkoba dan Dampak Media Sosial
Dalam pidato utamanya, Usman Jakfar menyoroti pergeseran perilaku remaja akibat paparan media sosial yang tidak terfilter, yang sering kali menjadi pemicu kenakalan remaja dan aksi perundungan (bullying).
"Media sosial kini menjadi tantangan berat bagi anak-anak kita. Tanpa bimbingan nilai etika Pancasila, ruang digital sering kali menjadi inkubator bagi kenakalan remaja yang merusak mentalitas anak bangsa," tegas Usman.
Selain itu, ia mengangkat status Sumatera Utara yang belum beranjak dari posisi provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi (No. 1) di Indonesia sejak tahun 2020.
> "Ini adalah 'Lampu Merah' bagi ketahanan nasional kita. Mengatasi darurat narkoba memerlukan implementasi nyata dari sila Persatuan Indonesia. Kita butuh kolaborasi kolektif—mulai dari keluarga hingga pemerintah—yang berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan untuk memutus mata rantai peredaran gelap ini," lanjutnya.
> Pendidikan Berkarakter dan Kesehatan Mental sebagai Fondasi Ketahanan Bangsa
Dalam paparannya, Usman Jakfar juga menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan bukan sekadar urusan teknis administratif, melainkan pilar utama dalam membangun Wawasan Kebangsaan yang kokoh.
"Pendidikan yang kita butuhkan saat ini adalah pendidikan yang memanusiakan manusia, sesuai dengan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Kurikulum kita harus mampu menanamkan kejujuran dan etika, bukan hanya mengejar nilai akademis semata. Anak-anak kita harus dididik untuk menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual namun kokoh secara spiritual dan moral," ujar Usman.
Terkait isu kesehatan, Usman menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan yang merata sebagai perwujudan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
"Negara harus hadir memastikan rakyat, khususnya di Sumatera Utara, mendapatkan hak kesehatan yang layak. Kesehatan mental masyarakat, terutama remaja, juga harus menjadi perhatian serius. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat secara fisik dan mental. Bagaimana kita bisa mewujudkan cita-cita nasional jika generasi penerus kita rapuh secara fisik akibat narkoba, atau rapuh secara mental akibat disrupsi digital yang tidak terfilter?" tegasnya.
Kehadiran Tokoh dan Penutup Acara
Acara ini menjadi ajang konsolidasi besar yang dihadiri oleh seluruh elemen pengurus PKS, mulai dari tingkat bidang, DPC, hingga ranting, serta tokoh masyarakat dan perwakilan lurah serta Kepala Lingkungan (Kepling).
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPD PKS Tebing Tinggi, di antaranya:
* Dari MPD: Muheri, SH (Ketua) dan Surya Murni, S.Pd.I (Sekretaris).
* Dari DPD: Hendri Syahputra (Sekretaris) dan Juandi (Bendahara).
* Ketua BKAP: Ustadz Ngadiono, SHI.
Acara ditutup dengan kegiatan Ifthor Jamai (Buka Puasa Bersama) yang diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Amri Ritonga, Spd. I Damanik.***(Sarifuddin Sinaga)
RED -DKT - AKPERSI
.jpg)

