
Dutakhabarterkini.co.id//Tebing Tinggi-
Untuk memastikan pelayanan kunjungan bagi keluarga binaan dapat tertib, aman dan lancar, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi melaksanakan beberapa rangkaian layanan kunjungan sesuai prosedur yang berlaku, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan besuk di ruang layanan kunjungan.
Pelayanan kunjungan diawali dengan proses pendaftaran pengunjung melalui aplikasi SILATETI (Sistem Informasi Lapas Tebing Tinggi). Aplikasi ini sebagai wadah layanan terpadu guna memudahkan pengunjung dalam melakukan pendaftaran secara tertib, cepat, dan transparan, sekaligus menghindari penumpukan antrean dan petugas memberikan pendampingan kepada pengunjung untuk memastikan proses pendaftaran berjalan dengan baik, 'ucap Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Dede Mulyadi, Selasa (27/1/2026)
Setelah proses pendaftaran lanjut Dede Mulyadi, pengunjung menjalani pemeriksaan badan dan barang bawaan oleh petugas sesuai standar operasional prosedur. Pemeriksaan ini dilakukan secara profesional dan humanis guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Selanjutnya, pengunjung dipersilakan memasuki ruang layanan kunjungan untuk bertemu dengan warga binaan. Pelaksanaan besuk berlangsung dengan pengawasan petugas, tetap mengedepankan pendekatan humanis serta memperhatikan kenyamanan pengunjung dan warga binaan, dan saya menegaskan bahwa pelayanan kunjungan merupakan hak warga binaan yang harus diberikan secara optimal, namun tetap berlandaskan pada aspek keamanan dan ketertiban.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan peningkatan profesionalisme petugas, sehingga layanan kunjungan dapat berjalan aman, tertib, dan bermartabat.
Dengan terlaksananya pelayanan kunjungan yang terorganisir dan berbasis digital ini, Lapas Tebing Tinggi terus berupaya mewujudkan layanan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang humanis."ucap Dede Mulyadi.
RED - DKT - AKPERSI
.jpg)




