Duta Khabar Terkini

Warga Sergai Dianiaya Oknum TNI BKO Kebun Sarang Giting, Subdenpom Tebingtinggi Olah TKP





Dutakhabarterkini.co.id //Serdang Bedagai, - 

Dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI BKO di PTPN IV, Regional l, Kebun Sarang Giting, berinisial B berpangkat Koptu terhadap Edi Saputra, 51 tahun warga Kampung Lalang, Dusun V, Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) hingga kini terus didalami Subdenpom 1/1 Tebingtinggi. 


Terlihat dua orang personil Subdenpom 1/1 Tebingtinggi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan penganiayaan di Dusun IV, Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, percisnya di depan kedai klontong milik Arjun, Selasa (24/2/2026). 


Didampingi kuasa hukumnya Joko Pramono SH dan Alamsyah SH, Edi Saputra memperagakan adegan saat dirinya di aniaya oleh oknum TNI BKO Kebun Sarang Giting berinisial B tersebut. 


Alamsyah SH.MH Kuasa Hukum Korban kepada wartawan mengatakan, saat ini pihak penyidik Subdenpom 1/1 Tebingtinggi melakukan olah TKP.  Menurutnya, Olah TKP ini merupakan serangkaian kegiatan dari penyelidik Subdenpom dalam menangani perkara laporan penganiayaan yang dialami Edi Saputra selaku korban. 


"Setelah tahapan olah TKP ini, nanti akan disampaikan kepada kami perkembangan selanjutnya. langkah langkah apa yang akan dilakukan oleh penyidik nanti akan kami koordinasikan kembali" ujarnya usai menyaksikan olah TKP. 

,



Dikatakannya setelah dilihat dari olah TKP dan adegan yang diperagakan oleh korban. Kejadian dugaan penganiayaan ini tidak terbantahkan. 


"Kejadian dugaan penganiayaan yang dialami klien kita Edi Saputra tidak terbantahkan setelah diperagakan saat olah TKP. memang klien kita, Bapak Edi, saat sedang mengendarai sepeda motor ditendang oleh oknum TNI tersebut, setelah terjatuh, kemudian di pijak-pijak, dipukuli. Ini merupakan fakta yang tidak bisa dipungkiri oleh terlapor. Apalagi kejadian tersebut juga ada disaksikan oleh warga setempat termasuk kepala dusun di sini"sebutnya.


Diberitakan sebelumnya, Edi Saputra, 51 tahun, warga Dusun V Kampung Lalang, Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mengaku dianiaya oleh BKO PTPN IV Regional l, Kebun Sarang Giting dari oknum TNI berdinas di kesatuan Brigif Rimba Raya berpangkat Kopral berinisial B di depan masyarakat tepatnya di pinggir jalan Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. 


Penganiayaan yang dilakukan oknum TNI tersebut, dilakukan karena korban dituduh melakukan pencurian karet sebanyak sekitar 20 Kg milik PTPN IV Kebun Sarang Giting. 


Akibat penganiayaan yang dilakukan oknum TNI tersebut, Kondisi Edi Sahputra Nasution selaku korban sangat memprihatinkan hingga harus terbaring dirumah karena mengalami luka dibagian hidung sebelah kiri hingga sulit bernafas, Gigi copot 4 dan sulit makan dan harus makan bubur, mata sebelah kiri kabur, pelipis mata luka sekitar 3 cm, kepala bagian belakang bengkak hingga sering mendenyut. Selain menganiaya, Oknum TNI tersebut juga sempat mempelihatkan senjata api jenis FN dan mengkokang didepan korban. 


Menurut Edi Saputra Nasution, Kronologi peristiwa itu berawal saat dirinya dan temannya membawa karet sekitar 20 kg diduga milik PTPN IV Kebun Sarang Giting menggunakan sepeda motor jenis Revo Fit nopol BK 2004 ABQ miliknya dikejar oleh oknum TNI berinsial B tersebut menggunakan sepeda motor jenis Ymaha MX. Kemudian setelah berdekatan, Oknum TNI tersebut menendang sepeda motornya hingga terjatuh dipinggir jalan tepatnya di Desa Kota Tengah. 


"Saya ini ojek, antarkan getah atau karet punya orang ke agen getah. Saya selisih dengan BKO inisial B, kemudian BKO itu balik kanan mengejar kami, meneriaki kami maling sepeda motor, 

Karena saya panik, saya tancap gas, kemudian karet yang dibawa teman saya itu dibuang. Jadi tinggal kami berdua boncengan, kami dikejar sambil diteriaki maling. Kami dikejar sampai ke Desa Kota Tengah, disitu keadaan ramai, saya memperlambat sepeda motor saya"ungkapnya saat ditemui  dikediamannya,(WH)



RED - DKT - AKPERSI 


SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR